tak ada ide posting ?
Jangan biarkan blog kamu terlantar tak pernah terupdate. Tak ada ide? Ungkapan ini sebenarnya tak sepenuhnya benar. Pada saat kita merasa tak punya ide, sebenarnya isi kepala kita itu tak benar-benar kosong.
Yang diperlukan hanyalah mentriger, mencari sesuatu yang bisa memacu andrealin sehingga muncul ide cemerlang sebagai bahan tulisan. Ide itu gratis, tinggal metik dari udara. Konon berada di bawah sinar matahari siang adalah tempat paling ideal untuk itu.
Dan memang benar, ide itu sebanyak tarikan napas. Jadi tak ada alasan lagi untuk tetap membiarkan blog tak pernah terupadate. Apa saja yang bisa diposting ke dalam blog? Jawabnya sama dengan pertanyaannya: apa saja!
Contohya apa saja peristiwa yang baru saja kita tahu, puisi, cerpen atau hasil perenungan tentang suatu masalah. Bahkan, ekstremnya, kita bisa saja hanya memasukkan satu-dua kalimat caci-maki, meng-copy/paste lirik lagu yang kita sukai atau SMS menye-menye dari pacar semalam.
Tentu saja itu kurang menarik, pengunjung blog kita pasti tak akan merindukan postingan-postingan kita selanjutnya. Agar blog kita banyak pembacanya, postingan harus selalu menarik. Seperti pada berita, standar tulisan itu biasanya mengandung 5W dan 1 H.
Namun agar tulisan lebih keren, ada baiknya kita mengikuti gaya Roy Peter Clark, guru menulis dari Poynter Institute, Florida yang mengembangkan pedoman standar 5W dan1 H menjadi pendekatan baru yang naratif.
Who menjadi karakter, What menjadi plot atau alur, Where menjadi setting, When menjadi kronologi, Why menjadi motif dan How menjadi narasi.
Yang diperlukan hanyalah mentriger, mencari sesuatu yang bisa memacu andrealin sehingga muncul ide cemerlang sebagai bahan tulisan. Ide itu gratis, tinggal metik dari udara. Konon berada di bawah sinar matahari siang adalah tempat paling ideal untuk itu.
Dan memang benar, ide itu sebanyak tarikan napas. Jadi tak ada alasan lagi untuk tetap membiarkan blog tak pernah terupadate. Apa saja yang bisa diposting ke dalam blog? Jawabnya sama dengan pertanyaannya: apa saja!
Contohya apa saja peristiwa yang baru saja kita tahu, puisi, cerpen atau hasil perenungan tentang suatu masalah. Bahkan, ekstremnya, kita bisa saja hanya memasukkan satu-dua kalimat caci-maki, meng-copy/paste lirik lagu yang kita sukai atau SMS menye-menye dari pacar semalam.
Tentu saja itu kurang menarik, pengunjung blog kita pasti tak akan merindukan postingan-postingan kita selanjutnya. Agar blog kita banyak pembacanya, postingan harus selalu menarik. Seperti pada berita, standar tulisan itu biasanya mengandung 5W dan 1 H.
Namun agar tulisan lebih keren, ada baiknya kita mengikuti gaya Roy Peter Clark, guru menulis dari Poynter Institute, Florida yang mengembangkan pedoman standar 5W dan1 H menjadi pendekatan baru yang naratif.
Who menjadi karakter, What menjadi plot atau alur, Where menjadi setting, When menjadi kronologi, Why menjadi motif dan How menjadi narasi.
Post A Comment
Tidak ada komentar :