4 Alasan Orang Tak Bisa Berhenti Facebookan
Setiap harinya, banyak jejaring sosial baru muncul di Google Play Store atau iOS Apps Store, namun Facebook tetap menjadi jejaring sosial utamanya banyak orang. Dan kini ilmuwan dari Universitas Cornell tahu alasannya.
Menggunakan data survei dari 99daysoffreedom.com yang diikuti oleh 5000 orang, ilmuwan Universitas Cornell menemukan empat alasan mengapa netizen tidak bisa lepas dari Facebook.
Terlanjur kecanduan
Banyak responden survei yang mengaku mereka merasa kecanduan Facebook setelah beberapa waktu menggunakannya. Salah satu responden bahkan mengaku 10 hari pertama kenal Facebook, jari tangannya secara otomatis mengetik huruf 'f' di browser.
Merasa diawasi
Dengan jumlah pengguna nyaris menyentuh angka 1,5 miliar orang, mempunyai sebuah akun di Facebook tentu membuat setiap orang di dalamnya merasa diawasi. Nah, alasan keamanan dan perasaan diawasi itu lah membuat pengguna terus kembali ke Facebook demi memastikan akun mereka baik-baik saja.
Di sisi lain, banyak pengguna yang ternyata ingin tahu mengenai pendapat orang lain tentang mereka. Oleh karena itu, mereka tetap kembali dan terus memposting hal-hal baru di Facebook demi mendapat 'penilaian' dari 'teman'.
Mood baik, Facebook jadi pilihan
Tidak bisa dipungkiri bila minat pengguna login ke Facebook dipengaruhi oleh mood pengguna. Dan menurut survei ini, pengguna yang mempunyai mood baik atau perasaan gembira sulit dipisahkan dari Facebook.
Jejaring sosial lain
Jika tiga alasan sebelumnya membuat pengguna tetap bertahan di Facebook, hal terakhir ini justru membuat pengguna 'pergi' dari Facebook. Ya, survei ini menunjukkan bila pasca kenal jejaring sosial lain, seperti Twitter, pengguna akan jarang login kembali ke Facebook.
Namun, pengguna-pengguna itu terbukti akan kembali lagi login ke Facebook. Kali ini bukan untuk menambah banyak postingan, tetapi justru menghapus postingan yang sudah terlanjur terkirim atau memperbarui data pribadi. (Merdeka.com)
Menggunakan data survei dari 99daysoffreedom.com yang diikuti oleh 5000 orang, ilmuwan Universitas Cornell menemukan empat alasan mengapa netizen tidak bisa lepas dari Facebook.
Terlanjur kecanduan
Banyak responden survei yang mengaku mereka merasa kecanduan Facebook setelah beberapa waktu menggunakannya. Salah satu responden bahkan mengaku 10 hari pertama kenal Facebook, jari tangannya secara otomatis mengetik huruf 'f' di browser.
Merasa diawasi
Dengan jumlah pengguna nyaris menyentuh angka 1,5 miliar orang, mempunyai sebuah akun di Facebook tentu membuat setiap orang di dalamnya merasa diawasi. Nah, alasan keamanan dan perasaan diawasi itu lah membuat pengguna terus kembali ke Facebook demi memastikan akun mereka baik-baik saja.
Di sisi lain, banyak pengguna yang ternyata ingin tahu mengenai pendapat orang lain tentang mereka. Oleh karena itu, mereka tetap kembali dan terus memposting hal-hal baru di Facebook demi mendapat 'penilaian' dari 'teman'.
Mood baik, Facebook jadi pilihan
Tidak bisa dipungkiri bila minat pengguna login ke Facebook dipengaruhi oleh mood pengguna. Dan menurut survei ini, pengguna yang mempunyai mood baik atau perasaan gembira sulit dipisahkan dari Facebook.
Jejaring sosial lain
Jika tiga alasan sebelumnya membuat pengguna tetap bertahan di Facebook, hal terakhir ini justru membuat pengguna 'pergi' dari Facebook. Ya, survei ini menunjukkan bila pasca kenal jejaring sosial lain, seperti Twitter, pengguna akan jarang login kembali ke Facebook.
Namun, pengguna-pengguna itu terbukti akan kembali lagi login ke Facebook. Kali ini bukan untuk menambah banyak postingan, tetapi justru menghapus postingan yang sudah terlanjur terkirim atau memperbarui data pribadi. (Merdeka.com)
Labels
Technology

Post A Comment
Tidak ada komentar :